Plumbum

Belajar itu, belajar ini

Posted on: January 14, 2009

Belajar, sebuah kata yang sangat sering kita dengar sebagai manusia, mahkluk yang konon paling cepat belajar sesuatu yang baru. Meski demikian, sudah taukah Anda arti kata belajar itu sendiri. Belajar itu, kegiatan untuk memperoleh atau mendapatkan suatu pengetahuan atau keahlian atau kepiawaian atau ketrampilan. Belajar ini, sudah dilakukan manusia sejak terlahir didunia lho. Mulai dari belajar menangis, belajar tertawa, belajar merenung dan belajar tersenyum dan lain-lain.

Belajar itu membaca, belajar ini membaca, ya Belajar juga dapat diartikan sebagai membaca. Membaca dalam arti sesungguhnya, membaca buku dan tulisan-tulisan lainnya sebagai referensi untuk memperoleh pengetahuan dan kawan-sekawannya sebagaimana telah disebutkan pada paragraf sebelumnya. Namun juga, membaca dalam arti lainnya, yaitu membaca sesuatu yang tidak tertulis. Belajar itu membaca, membaca situasi, membaca tingkah laku, membaca gerak gerik, membaca lingkungan alam sekitar. Sedemikian hingga kita bisa mengetahui dan memahami sesuatu yang baru, yang sebelumnya belum kita ketahui.

Kecepatan belajar itu sangat beragam dari masing-masing orang. Umumnya semakin cepat orang belajar, orang ini disebut sebagai seseorang yang cerdas atau pintar. Namun, sebenarnya kecerdas atau kepintaran adalah salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang untuk cepat belajar. Faktor lain yang mempengaruhi proses belajar adalah kesungguhan, ketekunan, ketrampilan, bakat khusus dan fasilitas juga.

Mengenai ketrampilan dalam belajar, sangat beragam, masing-masing orang memiliki cara yang berbeda-beda. Ketrampilan belajar ini, akan berkaitan dengan metoda yang digunakan untuk belajar (ups..sama artinya dengan kalimat sebelumnya). Salah satu kegiatan belajar adalah membaca, ya membaca dalam arti sebenarnya, sebuah refensi yang berupa buku atau tulisan. Metode yang digunakan pun sangat beragam. Satu, ada yang dengan bakat khususnya mampu memahami sebuah referensi dengan sekali baca, hebat ya.Dua, ada yang memanfaatkan ketekunannya untuk mencoret-coret bahan referensi dengan warna-warni pelangi yang menarik hati, berguna untuk membantu mengingat. Tiga, ada yang dengan kesungguhanya mencatat ulang namun diringkas untuk lebih memahami. Empat, ada pula yang mencorat-coret melakukan pemetaan yang menarik, yang hanya bisa dimengerti oleh empunya. Dan masih banyak lagi metoda yang digunakan untuk belajar. Namun yang pasti Manusia itu mahkluk pembelajar, jadi selama masih mau diakui sebagai manusia, jangan pernah berhenti belajar.

Bersambung…

1 Response to "Belajar itu, belajar ini"

[…] Masalah belajar sudah pernah diulas pada belajar ini dan belajar itu meski belum lengkap dan masih perlu banyak revisi, namun ini adalah juga merupakan sebuah tahapan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 99,684 hits

Top Clicks

  • None

Archives

%d bloggers like this: